12 Penyakit yang Disebabkan Oleh Virus

Home / Berita / 12 Penyakit yang Disebabkan Oleh Virus
12 Penyakit yang Disebabkan Oleh Virus Ilustrasi (FOTO: Gluteranews)

TIMESBANYUWANGI, JAKARTA – Virus merupakan mikroba yang tidak bisa hidup tanpa menempel pada inangnya. Virus akan berkembang biak bila menempel dengan makhluk hidup lain. Virus memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan bakteri. Setiap virus memiliki material genetik, antara RNA atau DNA.

Virus akan menempel di suatu sel dan mengambil alih sel tersebut untuk mengembangbiakkan virus-virus lain sampai akhirnya sel tersebut mati. Pada kasus lainnya, virus juga mengubah sel normal menjadi sel yang berbahaya untuk kesehatan.

Berikut adalah beberapa daftar penyakit yang disebabkan oleh virus

1. Pilek

Pilek adalah penyakit yang paling umum ditemui dengan gejala-gejala seperti bersin, radang tenggorokan, hidung tersumbat, dan batuk. Anak-anak yang berusia di bawah 6 tahun berisiko tinggi terserang pilek.

2. Flu

Biasanya flu memilki gejala yang lebih serius dibanding gejala pilek. Demam, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, meriang, mual, dan muntah adalah beberapa contoh gejala flu. Flu umumnya menyebar lebih mudah di kala musim hujan, karena iklim yang lembap dapat menunjang penyebaran virus flu dengan baik.

3. Cacar air

Penyakit ini disebabkan oleh virus varicella-zoster dan paling sering dialami oleh anak-anak yang berusia di bawah 15 tahun namun juga bisa terjadi pada orang dewasa. Mereka yang sudah pernah terkena cacar air dapat mengalami herpes zoster beberapa tahun kemudian.

4. Chikungunya

Virus chikungunya disebarkan oleh nyamuk yang sama dengan nyamuk penyebar virus demam berdarah dengue dan virus zika. Virus ini juga bisa menyebar melalui darah.

5. Demam berdarah dengue

Penyakit ini umum ditemukan pada daerah yang hangat dan lembap. Wabah demam berdarah dengue merebak di musim hujan dengan gejala-gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, ruam, nyeri otot dan sendi, serta muntah.

6. Hepatitis viral

Virus hepatitis B dan C menyerang organ hati Anda dan biasanya menyebar melalui cairan tubuh seperti darah dan sperma penderita yang telah terinfeksi virus ini. Penderita hepatitis virus ada yang tidak menunjukkan gejala hingga bertahun-tahun lamanya. Diagnosis biasanya didapatkan setelah Anda melakukan tes darah.

7. Rabies

Penyakit ini bisa menjangkiti seseorang yang terkena gigitan hewan yang terinfeksi virus rabies. Gejalanya termasuk demam, sakit kepala, kelelahan, kebingungan, halusinasi, dan kelumpuhan.

8. Rubella

Penyakit ini sangat berbahaya bagi janin dalam kandungan, karena bisa menyebabkan keguguran dan cacat bawaan. Gejala rubella atau campak Jerman ini termasuk demam ringan dan ruam yang dimulai dari area wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh.

9. Zika Virus

Virus ini umumnya menyebar melalui gigitan nyamuk, namun bisa juga menyebar melalui hubungan seksual atau ditularkan dari ibu kepada janin dalam kandungannya. Gejalanya termasuk demam, ruam, nyeri sendi dan konjungtivitis.

10. HIV/AIDS

Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh Anda dengan cara menghancurkan sel darah putih yang tugasnya melawan infeksi. AIDS adalah tahap akhir dari infeksi HIV, biasanya menyebar melalui hubungan seksual berisiko dan berbagi pakai jarum suntik dengan orang yang terinfeksi HIV.

11. Penyakit Ebola

Penyakit Ebola adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang tergolong penyakit yang mengerikan, sebab akan menyebabkan penderita penyakit ini mengalami pendarahan pada sekujur tubuhnya. Hingga sekarang ini masih belum ada vaksin untuk penyakit Ebola.

Penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola ini juga termasuk kategori penyakit menular, cara penularannya adalah melalui kontak langsung antara kulit penderita dengan kulit orang lain.

12. Enchepalis

Penyakit yang disebabkan oleh virus berikutnya yakni penyakit Enchepalis. Penyakit ini adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Semliki Forest. Virus tersebut masuk dalam tubuh melalui saluran darah, akan menyerang otak penderitanya.

Terkadang Enchepalis bisa juga diakibatkan karena infeksi bakteri Meningitis, bisa juga karena komplikasi penyakit yang lain, contohnya penyakit rabies yang juga diakibatkan karena virus. Efek negatif karena penyakit yang disebabkan oleh virus Semliki Forest tersebut adalah otak mengalami pembengkakan dan akan terisi cairan.

Penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus adalah HPV, polio, dan rotavirus. Tentunya masih banyak lagi penyakit yang disebabkan oleh virus sehingga Anda perlu selalu cerdas dalam menyikapi gejala yang muncul.

Penanganan masing-masing penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus juga berbeda. Jika Anda merasa ragu dengan gejala yang dialami atau gejala tidak kunjung membaik setelah melakukan penanganan mandiri di rumah, segeralah temui dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.

Glutathione dalam Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Selain menerapkan pola hidup sehat, sebagian orang memilih untuk mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan imunitas tubuh. Konsumsi suplemen glutathione mungkin dapat menjadi pilihan untuk melengkapi pola makan yang kurang bernutrisi.

Glutathione (GSH) berperan khusus dalam pembentukan limfosit, dimana diperlukan kadar Glutathione (GSH) yang optimal. Memainkan peran penting dalam fungsi kekebalan tubuh melalui produksi sel darah putih dan merupakan salah satu agen anti-virus.

Sistem kekebalan bekerja paling baik jika sel-sel limfoid memiliki tingkat glutathione menengah yang seimbang. Bahkan perubahan moderat pada tingkat glutathione intraseluler memiliki efek mendalam pada fungsi limfosit.

Fungsi-fungsi tertentu, seperti respons sintetik DNA, sangat sensitif terhadap zat antara oksigen reaktif dan, oleh karena itu, disukai oleh antioksidan glutathione tingkat tinggi.

Jalur sinyal tertentu, sebaliknya, ditingkatkan oleh kondisi oksidatif dan disukai oleh tingkat glutathione intraseluler rendah. Bukti yang ada menunjukkan bahwa limfosit dari subyek manusia yang sehat rata-rata memiliki tingkat glutathione yang optimal. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com