Polisi Juga Amankan Ribuan Botol Jamu Tradisional Ilegal di Pabrik

Home / Berita / Polisi Juga Amankan Ribuan Botol Jamu Tradisional Ilegal di Pabrik
Polisi Juga Amankan Ribuan Botol Jamu Tradisional Ilegal di Pabrik Pabrik Jamu ilegal merk Tawon Lanceng yang dipasangi garis polisi. (FOTO: Erwin Wahyudi/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGI – Selain mengamankan ribuan dus jamu merek Raja Tawon, Tim Subdit I Direktorat Tipiter Mabes Polri juga mengamankan ribuan botol jamu tradisional merk Tawon Klanceng, sebuah pabrik di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Bambang, selaku pemilik jamu sekaligus selaku Direktur CV Putri Husada, bersama beberapa karyawan pabrik jamu tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Muncar, Banyuwangi.

"Untuk saat ini kita melakukan pemeriksaan terhadap pemilik pabrik dan berapa karyawannya. Pemeriksaan terkait dengan tidak adanya izin edar merk jamu tersebut. Total ada tujuh orang termasuk pemilik yang kita periksa," terang Kanit II Subdit I Direktorat Tipiter Mabes Polri, AKBP Gede Suyasa, Sabtu (12/10/2019).

Gede menyampaikan, CV Putri Husada merupakan produsen dari jamu tradisional Tawon Lanceng. Pabrik tersebut baru beroperasi sejak 5 bulan yang lalu. 

"Saat ini status para terperiksa masih sebagai saksi. Untun pabrik jamu tersebut sudah dipasangi garis polisi untuk pengamanan barang bukti. Total yang kita amankan dari pabrik tersebut Ada 12 ribu botol," jelasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com