Regal Springs Tingkatkan Konsumsi Domestik Ikan Tilapia Segar

Home / Gaya Hidup / Regal Springs Tingkatkan Konsumsi Domestik Ikan Tilapia Segar
Regal Springs Tingkatkan Konsumsi Domestik Ikan Tilapia Segar Chef Norman Ismail mengolah Ikan Tilapia Regal Springs menjadi menu lezat istimewa, Kamis (15/8/2019). (Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, SURABAYARegal Springs mengadakan acara Chef Gathering Regal Springs Fillet Tilapia  di Hotel Four Points by Sheraton Surabaya, Kamis (15/8/2019). Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan konsumsi Ikan Tilapia di Indonesia. 

Acara yang diikuti para chef hotel, pemilik dan pelaku bisnis dari industri Food Service di Surabaya ini dibuka oleh National Sales & Marketing Head Regal Springs Indonesia, Yeri Afrizon. 

Guna memperlihatkan kemudahan mengolah dan juga kelebihan rasa dan kualitas dari fillet Tilapia, Regal Springs menghadirkan Chef Norman Ismail (Chef, Food & Beverage Consultant) untuk memberikan demo masak dua hidangan lezat berbahan dasar  fillet Tilapia. 

Regal-Springs.jpg

Ikan Tilapia atau ikan nila merupakan ikan sarat gizi asli Indonesia yang hidup di air tawar. Dalam proses pengolahan, Tilapia Regal Springs Indonesia memiliki berbagai kelebihan dan manfaat bagi kesehatan. 

Tinggi kandungan Protein dan Vitamin D, rendah lemak, tekstur dan rasanya yang lembut cocok untuk diolah menjadi berbagai masakan baik resep lokal maupun internasional, serta tidak bau tanah (muddy flavor). 

“Ikan unik tersebut bisa diolah dengan segala cara memasak. Ikan Tilapia dari Regal Springs Indonesia -  Naturally Better Tilapia bernutrisi tinggi, rendah lemak, rendah kalori, dan tidak mengandung antiobotik, zat aditif, pengawet, maupun bahan kimia yang meningkatkan kandungan air,” terang Chef Norman Ismail.

Regal-Springs-b.jpg

Demikian juga dengan Kepala ikan Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia, produk unik yang praktis dan siap diolah menjadi hidangan favorit keluarga. 

Kedua rangkaian produk Naturally Better Tilapia dari Regal Springs Indonesia ini sekarang sudah tersedia di berbagai jaringan supermarket di kota Surabaya dan Malang. Dan akan menyusul di berbagai kota besar lainnya di Jawa, Bali dan Sumatra.

“Tilapia Regal Springs sangat praktis saat masa orang sibuk. Lebih praktis menggunakan Tilapia dari Regal Springs dengan kualitas terjamin. Mau dimasak apapun pasti cocok, ikan tilapia ini tidak mudah hancur, tidak bau amis dan tidak bau tanah,” paparnya.

Tidak ketingglan, Chef Norman memberikan tips untuk mengolah fillet Ikan Tilapia. Fillet Ikan Tilapia Regal Springs sebaiknya dimasak pada suhu ruangan setelah dikeluarkan dari frozen. Ikan Tilapia bisa dimodifikasi seperti kebab dan buritos, burger maupun apa saja. 

“Saja sudah coba masakan Jepang maupun Timur Tengah,” kata Chef Ambassador Regal Springs Tilapia tersebut.

Regal-Springs-c.jpg

Ratna Yudithia, Senior Marketing Manager Regal Springs, mengatakan, jika produksi Tilapia Regal Springs menggunakan pakan pilihan sehingga tidak bau tanah. Ikan Tilapia ini sudah diekspor ke seluruh dunia dan dibudidayakan di Waduk Solo dan Danau Toba. 

Regal Springs sendiri berdiri pada tahun 1988 di danau air murni di Jawa, Indonesia, oleh seorang pengusaha berkewarganegaraan Swiss dan mempelopori ekspor Tilapia Indonesia ke USA. Karena pada masa tersebut belum banyak orang Indonesia yang mengkonsumsi ikan.

Pada tahun 2016, Regal Springs diakuisisi oleh Golden Springs Group. Dibawah kepemimpinan yang baru, perusahaan ini terus berkomitmen untuk secara berkelanjutan memperkuat ekspansi bisnisnya dengan menyumbangkan keahlian terbaik dalam bidang ilmu alam di pasar yang berkembang.  

Perusahaan ini beroperasi dengan berfokus pada kepuasan pelanggan, kualitas dan inovasi mengikuti standarisasi ekspor yang ketat tanpa antibiotik ataupun hormon pertumbuhan. 

“Kita ingin mengekspor dengan peraturan ketat tidak boleh antibiotik atau hormon pertumbuhan melalui audit yang ketat. Sedikit terdeteksi di produk kita tidak bisa jual ke sana sama halnya kita jual ke pasar domestik tahun ini,” sambungnya. 

Pemilihan ekspor Tilapia melihat peluang produksi ikan air tawar yang tersedia sepanjang tahun. Dengan tetap memperhatikan kualitas air maupun lingkungan. Regal Springs mengontrol dari mulai pembenihan sampai panen dan produksi selama kurun waktu 2-4 bulan.

“Kita mencari air yang paling bagus dengan kedalaman cukup sehingga memiliki space bagi ikan untuk hidup. Air dan lingkungan kita jaga agar tidak merusak lingkungan oleh karena itu kita mendapat sertifikasi sustainabiliy,” demikian sambungnya.

Dalam satu tahun, Regal Springs memproduksi sekitar 100.000 ton dengan komposisi 90 persen ekspor dan 10 persen konsumsi domestik.

“Konsumsi domestik per kapita masih rendah, 10 persen, targetnya di Indonesia akan lebih mendapat tempat, Jakarta, Bandung, Surabaya,” tandasnya.

Diharapkan para undangan yang hadir mendapatkan inspirasi untuk nantinya mengolah dan menghidangkan berbagai masakan lezat dari fillet Tilapia Regal Springs di hotel dan restoran di Surabaya. Selain itu, acara ini juga sekaligus memperkenalkan distributor resmi produk-produk Tilapia Regal Springs di Surabaya, PT. Jerindo Jaya Abadi.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com