Kisah Inspiratif Bripda Vaisal Asal Banyuwangi Berlaga di Proliga 2019

Home / Olahraga / Kisah Inspiratif Bripda Vaisal Asal Banyuwangi Berlaga di Proliga 2019
Kisah Inspiratif Bripda Vaisal Asal Banyuwangi Berlaga di Proliga 2019 Bripda Vaisal Faris Dwi Nugroho, Atlet Bola Voli asal Banyuwangi. (FOTO : Bripda Vaisal for TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, BANYUWANGIFrom zero to hero, Bripda Vaisal Faris Dwi Nugroho asal Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi memulai debutnya di Proliga 2019 bersama tim Surabaya Bhayangkara Samator, Senin (14/1/2019).

Bungsu dua bersaudara putra pasangan bapak Sugiono dan ibu Sri Umiyati ini mengakui sudah menyukai voli sejak masih berusia 12 tahun, ia mulai mengepakkan sayapnya setelah masuk di SMAN 2 Genteng, menjuarai turnamen bola voli ecek-ecek hingga akhirnya melangkah di kelas Nasional pun sudah pernah ia sabet.

Bripda Vaisal mengungkapkan meskipun hujan ia selalu giat berlatih, jarak rumah ke tempat latihan yang sangat jauh tak pula mengendorkan semangatnya untuk terus berjuang. Dukungan dan restu dari orang tua pun selalu ia kantongi setiap akan bertanding voli. "Dulu saya tidak punya SIM, jadi setiap latihan harus diantar bapak," katanya.

Bripda-Vaisal-Faris-Dwi-Nugroho-a.jpg

Sang ibu Sri Umiyati menambahkan meskipun anaknya selalu sibuk tapi ia tidak pernah lupa sholat, "Terkadang makan pun masih minta disuapin," katanya.

Drs. Darmaji yang merupakan guru olahraga sekaligus mentor Bripda Vaisal , menjelaskan sudah sekian banyak prestasi yang pernah diberikan kepada SMAN 2 Genteng, mulai dari tingkat daerah hingga provinsi. Total 5 medali, yakni 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu yang berhasil ia sumbangkan saat itu. "Vaisal itu sportif, meski sedang ujian sekolah ia ijin bertanding, namun setelah itu ia meminta ujian susulan," katanya.

Sederetan prestasi juara pertama POPDA, PORPROV, POPNAS, POPWIL dan Piala Gubernur Jatim pun tidak membuat Bripda Vaisal menjadi sosok yang sombong. Pemain terbaik se-karesidenan Besuki tersebut juga sangat akrab kepada teman sebayanya, selain ramah ia juga terkenal sopan kepada semua orang.

Setelah lulus sekolah ia bergabung dengan beberapa klub bola voli di Sidoarjo, suka duka pun dilaluinya, setelah perhelatan yang panjang hingga akhirnya ia menjadi bagian dari Polri dan meneruskan bakatnya tersebut di level yang lebih tinggi. Kerja keras dan doa restu dari orang tua membuat Bripda Vaisal optimis untuk meraih gelar di Proliga 2019. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com