Munas Kurang Seminggu, Capresnas KAHMI Tebar Jaring Asmara

Home / Berita / Munas Kurang Seminggu, Capresnas KAHMI Tebar Jaring Asmara
Munas Kurang Seminggu, Capresnas KAHMI Tebar Jaring Asmara Masteng saat memberikan sambutan di Musda KAHMI Mojokerto (FOTO: Yenny/ DJ.TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, SURABAYA – Musyawarah Nasional (Munas) ke-X Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Medan, Sumatera Utara, kurang sepekan lagi. Tepatnya pada 17-19 November 2017.

Meski masih sepekan sudah banyak kandidat presidium nasional yang terang-terangan berkampanye. Salah satunya Calon Presidium Nasional (Capresnas) dari Jawa Timur. Capresnas bernomor urut 35, Yunianto Wahyudi. Ia lolos mulus pada proses seleksi administrasi Tim Pansel Capresnas KAHMI. 

Berdasarkan hasil seleksi administrasi melalui surat Nomor : 081/A/MNK/X/2017 tentang Bakal Calon Presidium tertanggal 24 Oktober 2017, Yunianto Wahyudi atau akrab disapa  Masteng dinyatakan lolos seleksi administrasi Tim Pansel Capresnas KAHMI.

Dengan mengusung tema KAHMI Muda berkiprah, Masteng siap memperebutkan posisi Presnas KAHMI. “Jika saya terpilih menjadi presidium MN KAHMI, saya akan menunaikan tugas dan tanggung jawab sebagai harapan dari seluruh Majelis Wilayah (MW) KAHMI dan Majelis Daerah (MD) KAHMI,” ungkap Masteng di depan awak media, Minggu (05/11/2017).

Dalam press release yang diedarkan Timses Masteng, ada visi yang hendak dibangun Masteng. Antara lain, personalia MN KAHMI diisi oleh alumni yang memiliki kapasitas, integritas dan kapabel. Memiliki komitmen yang jelas dan konkret. 

Komposisi senior dan yunior antar KAHMI dibangun lebih sinergis dan terintegrasi. Peraturan organisasi tentang pembagian komposisi dalam berbagi tugas dan peranan menjadi urgen, senior berada pada level simbol KAHMI, yang yunior fokus dalam menyelami problematika organisatoris. 

“Pertama, Pengkaderan HMI sebagai sumber mata air utama dari KAHMI. Sumber harus dijaga, tetap dalam koridor independensi HMI. Kedua, Kader muda pasca HMI. Bagaimana KAHMI mendistribusikan sesuai kompetensinya? Tidak hanya bidang politik, pemerintah, tetapi juga bidang lain yang secara signifikan memiliki kontribusi ekonomi agar dapat tumbuh dan berkembang,” papar Masteng.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com