Dilantik di Islamic Center, PPK dan PPS di Probolinggo Diberi Honor Rp 8,6 Miliar

Home / Berita / Dilantik di Islamic Center, PPK dan PPS di Probolinggo Diberi Honor Rp 8,6 Miliar
Dilantik di Islamic Center, PPK dan PPS di Probolinggo Diberi Honor Rp 8,6 Miliar ILUSTRASI - Anggaran Pilkada (Grafis: TIMES Indonesia)

TIMESBANYUWANGI, PROBOLINGGO – Untuk keperluan pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo, Jatim, mendapat kucuran dana sebesar Rp 41.5 miliar dari pemerintah setempat.

Dari dana tersebut, anggaran untuk honor panitia pemilu, baik itu Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) merupakan yang terbesar. Alokasi anggaran untuk honor PPK-PPS tembus Rp 1 miliar lebih tiap bulannya.

Dari data yang diperoleh, honor untuk ketua PPK sebesar Rp 1.850.000 dan Rp 1.600.000 untuk anggota PPK. Sedangkan ketua PPS honornya Rp 900 ribu dan sebesar Rp 850 ribu honor anggota PPS.

Sedangkan di Kabupaten Probolinggo, dibutuhkan 5 PPK tiap kecamatan, satu ketua PPK dan empat anggota PPK.

Kemudian ditambah 3 PPS, satu ketua PPS dan dua anggota PPS. Jumlah kecamatan di Kabupaten Probolinggo ada 24 kecamatan dan 330 Kelurahan/Desa.

M Zubaidi, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo mengatakan, dari dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo, yang dialokasikan untuk pelaksanaan pilkada tahun depan sebesar Rp 41,5 miliar.

Sekitar Rp 13,2 miliar akan digunakan pada tahun ini dan sisanya untuk tahun depan.

“Anggaran yang cukup menelan besar adalah honor panitia pemilu. Khusus untuk PPK dan PPS, honor tiap bulannya total sekitar Rp 1.055.600.000. Perhitungan itu, menggunakan nilai pagu honor paling tinggi. Yaitu PPK sebesar Rp 1,850 juta untuk ketua dan Rp 1,6 juta untuk anggota PPK. Sedangkan PPS pagu honor paling tinggi Rp 900 ribu untuk ketua dan Rp 850 ribu untuk anggota PPS,” jelasnya.

Honor ketua PPK untuk 24 Kecamatan tiap bulannya lanjut Zubaidi, sekitar Rp 44 juta dan sekitar Rp 153,6 juta untuk anggota PPK.

Sedangkan honor ketua PPS di 330 kelurahan/desa tiap bulannya sekitar RP 297 juta dan Rp 561 juta anggota PPS. Diperkirakan PPK akan bertugas selama 9 bulan dan 8 bulan untuk PPS atau sekitar Rp 1.778.400.000 untuk total PPK selama 9 bulan dan Rp 6,864 miliar. Sehingga saat ditotal sekitar Rp 8,642 miliar.

Panitia pemilu ini dilantik di Gedung Islami Center, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (22/11/2017) pagi. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com